Surabaya,JatimInsight.Id– Pemkot Surabaya terus memperluas pasar pariwisata di luar Pulau Jawa. Melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudporapar), Pemkot Surabaya menggelar Surabaya Table Top bertajuk Where Business Meets Leisure di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Kegiatan yang dipusatkan di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan itu menjadi ajang business matching yang mempertemukan pelaku industri pariwisata Surabaya dengan calon pembeli potensial. Hal ini guna membuka peluang kerja sama sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Pahlawan.
Sebanyak 33 pelaku usaha pariwisata asal Surabaya bertemu langsung dengan 125 buyer yang terdiri dari biro perjalanan wisata, perusahaan, instansi pemerintah, komunitas, hingga asosiasi pariwisata di Balikpapan dan sekitarnya.
Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Kota Surabaya Farah Andita Ramdhani mengatakan, Balikpapan dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk Kalimantan Timur sekaligus pasar potensial bagi industri pariwisata Surabaya. Selain memiliki konektivitas penerbangan yang baik, kota tersebut juga menjadi salah satu penyumbang wisatawan luar Jawa dengan tingkat okupansi hotel yang cukup tinggi.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat promosi dan pemasaran pariwisata Kota Surabaya sekaligus memperluas jejaring kerja sama antara pelaku industri pariwisata dengan calon pembeli potensial di Kalimantan Timur. Harapannya, lahir kerja sama konkret dalam penyusunan paket wisata, penyelenggaraan kegiatan MICE, hingga peningkatan kunjungan wisatawan ke Surabaya,” ujar Farah, Minggu (26/7).
Menurut Farah, konsep Where Business Meets Leisure tidak hanya menjadi ajang promosi destinasi, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk membangun komunikasi bisnis secara langsung. Model business matching dinilai lebih efektif karena mempertemukan penjual dan pembeli yang sama-sama memiliki kebutuhan dan potensi kerja sama.
Farah berharap hubungan bisnis yang terjalin selama kegiatan tidak berhenti setelah forum berakhir, melainkan berkembang menjadi kerja sama yang mampu meningkatkan penjualan paket wisata, penyelenggaraan MICE, serta mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Surabaya.(rda)

