Surabaya, JatimInsight.Id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat transformasi digital dalam operasionalnya dengan mengimplementasikan Automatic Container Damage Detection System (ADDS) guna meningkatkan akurasi pendeteksian kerusakan kontainer.
Sekretaris Perusahaan TPS Erika Asih Palupi menyampaikan bahwa sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) tersebut telah digunakan sejak April 2025 dan menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan dalam delapan bulan terakhir.
“Jika sebelumnya inspeksi kerusakan kontainer dilakukan secara manual, kini prosesnya jauh lebih efisien. Petugas cukup memantau melalui layar komputer, sementara sistem secara otomatis memberikan notifikasi apabila terdeteksi adanya kerusakan,” ujar Erika dalam keterangan resminya, Kamis (25/12).

ADDS bekerja dengan memanfaatkan algoritma deep neural network (DNN) yang mampu mengidentifikasi jenis serta tingkat kerusakan kontainer secara real-time. Teknologi ini memungkinkan proses pemeriksaan berjalan lebih cepat dan konsisten dibandingkan metode konvensional.
Sistem tersebut terintegrasi dengan kamera left, right, dan top yang terpasang di autogate, serta dilengkapi teknologi optical character recognition (OCR) untuk mendukung identifikasi kontainer. Selain itu, ADDS juga memiliki kemampuan self-learning sehingga akurasinya terus meningkat seiring waktu.
Menurut Erika, penerapan ADDS merupakan bagian dari strategi TPS dalam mendukung transformasi digital dan standarisasi layanan operasional pelabuhan.
“Melalui inovasi ini, TPS berkomitmen meningkatkan kualitas layanan sekaligus memastikan proses operasional yang lebih andal dan efisien,” katanya. JI7

