Blitar, JatimInsight.Id – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 menyalurkan bantuan pembangunan saluran irigasi tersier senilai Rp200 juta kepada Kelompok Tani Sinar Mulya 2 di Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian warga setempat yang selama ini terkendala akses air.
Pembangunan saluran irigasi sepanjang 900 meter tersebut akan dimanfaatkan oleh 46 petani anggota kelompok tani. Region Head PTPN I Regional 5, Winarto, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
“Saluran irigasi ini menjadi solusi langsung atas kebutuhan dasar petani, yakni ketersediaan air yang cukup. Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan kita,” ujar Winarto dalam keterangannya di Surabaya, Senin (25/8).

Menurutnya, program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 6 yang berkaitan dengan akses terhadap air bersih dan sanitasi layak, sebagaimana dicanangkan oleh Kementerian BUMN.
Selain itu, inisiatif ini dinilai sejalan dengan agenda ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Ketahanan pangan tidak akan tercapai tanpa sarana produksi yang memadai bagi petani. Karena itu, kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Kepala Desa Banjarsari, Bambang Sutejo, menyambut baik program tersebut dan menyebutnya sebagai solusi atas persoalan klasik di wilayahnya.
“Ketersediaan air kami cukup, tapi saluran airnya belum ada. Maka bantuan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi para petani,” ujar Bambang.
Ketua Kelompok Tani Sinar Mulya 2, Suswantoro, juga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan PTPN I Regional 5 kepada para petani kecil.
“Dengan adanya saluran irigasi ini, kami bisa lebih optimal dalam mengelola lahan,” tuturnya.
Pembangunan infrastruktur irigasi ini diharapkan selesai tepat waktu dan dapat segera digunakan untuk mendukung masa tanam berikutnya. JI1

