Grand Inna Tunjungan Hadirkan Pasar Legi untuk Dukung UMKM Lokal

Surabaya, JatimInsight.Id – Dalam semangat menyambut HUT Republik Indonesia ke-81, Grand Inna Tunjungan kembali menghadirkan Pasar Legi Vol. IV. Sebuah festival yang memadukan kekayaan budaya, kuliner, dan kreativitas UMKM lokal dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Berlangsung mulai 1-29 Agustus 2026, setiap Jumat dan Sabtu pukul 16.00–22.00 WIB, Pasar Legi kembali menghidupkan area pelataran Grand Inna Tunjungan. Arena ini sebagai ruang berkumpul masyarakat Surabaya untuk menikmati ragam kuliner, produk kreatif, serta hiburan yang dikemas dalam nuansa khas Indonesia.

Tahun ini, lebih dari 20 pelaku UMKM terpilih turut ambil bagian setelah melalui proses kurasi oleh manajemen hotel. Beragam produk unggulan akan ditampilkan, mulai dari kuliner tradisional khas Nusantara, jajanan kekinian hingga produk kreatif lokal dengan harga yang ramah di kantong, mulai dari Rp5.000.

“Pasar Legi bukan sekadar bazar, tetapi menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan masyarakat dengan para pelaku UMKM lokal. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan kesempatan bagi UMKM untuk terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” jelas Plt. General Manager Grand Inna Tunjungan Yudi Firmansyah, Senin (3/8).

Melalui Pasar Legi, lanjut Yudi Firmansyah, pihaknya berharap semangat kemerdekaan dapat dirasakan melalui kebersamaan, budaya, dan dukungan terhadap produk karya anak bangsa.

Sebagai hotel yang meraih penghargaan Best Tourist Attraction pada Surabaya Tourism Awards 2026, Grand Inna Tunjungan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya memberikan pengalaman menginap, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi potensi budaya dan ekonomi kreatif lokal. Pasar Legi pun terbuka untuk masyarakat umum maupun tamu hotel tanpa dipungut biaya masuk.

Salah satu daya tarik yang selalu dinantikan adalah penggunaan uang tradisional Pasar Legi sebagai alat transaksi selama acara berlangsung. Pengunjung dapat menukarkan uang tunai di kasir resmi dengan uang tradisional khusus yang kemudian digunakan untuk berbelanja di seluruh tenant UMKM. Konsep ini menghadirkan sensasi berbelanja yang unik sekaligus menjadi pengalaman yang edukatif dan berkesan.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *