Dari Luka Menjadi Karya, Sa’diah Dirut PT Indie Syafa Transforma Luncurkan Buku Terbaru

Surabaya, JatimInsight.Id – Awal tahun 2026 menjadi penanda langkah baru bagi Sa’diah, S.Pd.I., M.Pd.I. Di tengah kesibukannya sebagai Dirut PT Indie Syafa Transformaa sekaligus Owner Syafa Grup ini mengawali tahun dengan sebuah capaian personal, yakni merilis buku terbarunya berjudul Kemenangan yang Menyisakan Luka.

Buku tersebut tidak sekadar berisi kumpulan puisi. Di dalamnya tersimpan serpihan perasaan, luka yang perlahan pulih, serta kemenangan-kemenangan kecil yang lahir dari perjalanan hidup Sa’diah selama kurang lebih sepuluh tahun terakhir. Setiap bait ditulis secara jujur, berangkat dari pengalaman pribadi yang ia rangkai di sela aktivitasnya yang padat.

Peluncuran buku yang berlangsung di El Hotel Malang, Jawa Timur, semula dijadwalkan pada 30 Desember 2025 sebagai penutup tahun. Namun, agenda tersebut harus bergeser beberapa hari. Meski demikian, rasa syukur tetap mengiringi terselenggaranya acara pada Senin, 5 Januari 2026.

“Acara yang awalnya dijadwalkan pada akhir Desember terpaksa ditunda karena kesibukan. Alhamdulillah, akhirnya bisa terlaksana dengan lancar di awal tahun ini,” ujar Sa’diah.

PERJALANAN: Sa’diah, saat peluncuran buku dan deklamasi puisi. Buku ini merekam perjalanan hidup yang sarat refleksi, luka, dan kemenangan.

Puisi-puisi dalam buku ini merekam emosi yang berlapis, mulai dari bahagia, sedih, kehilangan, hingga kesepian, yang berpadu dalam satu kesatuan rasa. Sa’diah tidak hanya menulis tentang kemenangan, tetapi juga tentang hal-hal yang harus dilepaskan untuk meraihnya. Tema tersebut terasa dekat dan relevan bagi banyak orang.

Nuansa itu bahkan sudah tergambar sejak sampul buku. Dominasi warna biru tua, dipadu ilustrasi seorang perempuan yang menatap jauh ke depan di bawah langit senja, seolah menjadi refleksi perjalanan batin penulisnya hening, dalam, dan sarat makna.

“Hasil perjuangan dan air mata selama kurang lebih sepuluh tahun menjadi sumber inspirasi buku ini. Ada kata-kata yang menggambarkan hancurnya hati seorang anak ketika harus berpisah dari keluarganya karena keadaan,” tutur Sa’diah.

Menariknya, proses penulisan buku ini tergolong singkat. Dalam waktu sekitar dua setengah bulan, Sa’diah berhasil merampungkan seluruh naskah. Menulis memang telah menjadi hobinya sejak lama, sehingga kumpulan kata yang tersimpan akhirnya menemukan bentuknya sebagai sebuah buku.

“Pengalaman hidup yang penuh warna saya tuangkan ke dalam goresan tinta hingga akhirnya berwujud buku,” katanya.

KEBERSAMAAN: Momen usai deklamasi puisi pada peluncuran buku Kemenangan yang Menyisakan Luka karya Sa’diah. Puisi menjadi ruang berbagi emosi, refleksi, dan apresiasi atas perjalanan hidup penulis.

Lebih dari sekadar menunjukkan kemampuan menulis, buku ini menjadi penanda pencapaian pribadi Sa’diah sekaligus bukti nyata dari proses panjang yang telah ia lalui.

Acara peluncuran buku berlangsung hangat dan sarat emosi. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pegawai PT Indie Syafa Transforma dan PT Eco Syafa Harvest, termasuk perwakilan dari kantor pusat Surabaya serta cabang Probolinggo, Lumajang, Jember, dan Malang.

Suasana semakin istimewa saat sesi Deklamasi Puisi digelar. Sejumlah pegawai membacakan puisi-puisi pilihan dari buku tersebut dengan penuh penghayatan, mengolah intonasi, ekspresi, gerak tubuh, hingga iringan musik yang menyentuh. Kreativitas para pembaca puisi berhasil membawa hadirin larut dalam suasana.

Tawa dan air mata silih berganti memenuhi ruangan. Tepuk tangan dan ungkapan terima kasih mengalir, tidak hanya sebagai apresiasi atas buku yang diluncurkan, tetapi juga atas ruang ekspresi yang dihadirkan melalui panggung puisi.

Puncak keharuan terasa ketika Sa’diah menerima buket bunga dari perwakilan perusahaan dan para pegawai. Momen tersebut menjadi simbol dukungan, kebersamaan, serta penghargaan atas perjalanan panjang yang akhirnya terwujud dalam Kemenangan yang Menyisakan Luka.

“Saya berharap buku ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi siapa pun yang membacanya,” pungkasnya. JI5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *