Surabaya Gelar Kejuaraan Woodball Piala Wali Kota

Surabaya, JatimInsight.Id – Pengurus Kota Ikatan Woodball Indonesia (IWbA) Surabaya menggelar Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya cabang olahraga woodball pada Sabtu (23/5) di Lapangan Hoki Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Ajang ini menjadi salah satu upaya pembinaan sekaligus penjaringan atlet muda menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Ketua Umum Pengkot IWbA Surabaya Agung Dedi Purnomo mengatakan, kejuaraan tersebut difokuskan untuk mencari bibit-bibit atlet potensial Kota Surabaya yang nantinya dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

“Piala Wali Kota Surabaya untuk cabang olahraga woodball ini sudah merupakan event yang ketiga kalinya kami gelar. Tujuannya untuk menjaring bibit-bibit atlet Kota Surabaya yang dipersiapkan menghadapi event tingkat Jawa Timur maupun nasional, sekaligus memberikan jam terbang kepada atlet kita,” ujar Agung.

Agung menjelaskan, saat ini Surabaya telah menyiapkan sekitar 25 atlet untuk persiapan porprov, dengan 12 atlet sudah masuk daftar pendek (short list). Para atlet tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai senior hingga kelompok umur 15 tahun.

Dalam Piala Wali Kota tahun ini, terdapat 12 nomor pertandingan yang diperlombakan, mulai kategori SD, SMP, SMA hingga mahasiswa. Masing-masing kategori ada enam nomor lomba.

Agung menambahkan, prestasi atlet woodball Surabaya terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Pada Kejuaraan Provinsi di Tulungagung, Surabaya berhasil meraih sembilan medali emas, lima perak, dan lima perunggu sekaligus menjadi juara umum.

Tercatat, sebanyak 110 atlet dari kategori SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa mengikuti Piala Wali Kota Surabaya tahun ini.

Sementara itu, Wakil KONI Surabaya Hamdani menilai Piala Wali Kota merupakan bagian penting dalam sistem pembinaan prestasi olahraga di Kota Surabaya. “Piala Wali Kota ini menjadi wadah proses pembinaan prestasi seluruh cabang olahraga di KONI Surabaya sekaligus untuk penjaringan generasi atlet menuju porprov,” ujar Hamdani.

Menurutnya, Surabaya sebagai tuan rumah porprov membutuhkan ajang kompetitif untuk mengukur kemampuan atlet sebelum tampil di kejuaraan utama.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *