Surabaya, JatimInsight.Id – Halaman monumen bersejarah Tugu Pahlawan dipadati oleh ribuan massa pada Minggu (7/6). Ribuan warga yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat berkumpul untuk mengikuti Apel Akbar Jogo Suroboyo.
Kegiatan yang digagas oleh komunitas Arek Suroboyo Asli (Arsas) ini digelar sebagai momentum memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 sekaligus membangkitkan kembali marwah dan semangat persatuan Arek-Arek Suroboyo.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan antusiasme tinggi, diawali lewat kegiatan sehat bersama seperti senam, lari pagi, dan aktivitas kebugaran lainnya. Sekitar 4.000 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat mulai dari driver ojek online (ojol), buruh, pelaku UMKM, komunitas Bonek, hingga pendekar dari berbagai perguruan silat turut melebur menjadi satu.
Ketua Arsas Heri Bimantara menyampaikan bahwa gerakan ini lahir dari bentuk kepedulian mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan keamanan Kota Surabaya akhir-akhir ini. Melalui gerakan ini, pihaknya ingin merangkul seluruh elemen masyarakat untuk menyamakan visi tanpa memandang perbedaan kelompok.
“Surabaya dibangun oleh semangat perjuangan, gotong royong, dan persaudaraan. Melalui Apel Akbar Jogo Suroboyo, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga Surabaya agar tetap aman, guyub, tertib, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga,” ujar Heri.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah kota agar tidak dipandang sebelah mata. Selama ini, masyarakat asli Surabaya dinilai banyak diam. Melalui momentum ini, jargon “Wani” dihidupkan kembali dengan arah yang positif. (rda)

