Surabaya, JatimInsight.Id – Dafam Pacific Caesar Surabaya ikut memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan aktualisasi diri, potensi, dan kreativitas mereka melalui sebuah rangkaian acara bertajuk #SetaraBerkarya, Kamis (23/7).
Acara ini menghadirkan pameran lukisan, pentas seni, storytelling, serta fashion show. Seluruh penampilnya merupakan anak-anak penyandang disabilitas dari UPTD Kampung Anak Negeri dan Rumah Anak Prestasi.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menyampaikan pesan kuat bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki potensi luar biasa yang wajib didukung dan dilindungi demi masa depan bangsa. Keberhasilan acara yang penuh makna ini juga tidak lepas dari dukungan penuh beberapa sponsor yang memiliki visi sejalan dalam kepedulian terhadap anak-anak,” ujar General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya Muhamad Muamar Khadafi, Jumat (24/7).
Melalui kegiatan ini, Dafam Pacific Caesar Surabaya mengajak masyarakat melihat bahwa anak-anak disabilitas tidak hanya membutuhkan kesempatan, tetapi juga panggung yang layak untuk memperlihatkan kemampuan, keberanian, dan karya terbaik mereka.
Acara ini turut dihadiri oleh Leo Arief Budiman selaku founder Disabilitas Berkarya, Ermi Ndoen selaku Unicef Health and Nutrition Specialist, Buyung Hidayat Rahman selaku kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Eva Rachmawati selaku kepala UPTD Kampung Anak Negeri, Mike Neuber selaku Manager Advisor Wisma Jerman, Hendra perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Krisna perwakilan dari Institut Français Indonésie.
“Anak-anak binaan kami di UPTD Kampung Anak Negeri dan Rumah Anak Prestasi memiliki bakat yang luar biasa. Ketika mereka diberikan kesempatan dan ruang aman untuk berekspresi seperti malam ini, mereka tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga membangun rasa percaya diri untuk masa depan mereka,” ujar Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial. Buyung Hidayat Rahman.
“Melihat anak-anak tampil percaya diri dalam fashion show, bercerita dalam Bahasa Inggris, hingga bermusik dengan penuh penghayatan adalah bukti bahwa perlindungan dan kasih sayang yang tepat akan melahirkan generasi yang tangguh,” ungkap Ermi Ndoen.(rda)

