Surabaya, JatimInsight.Id – Suasana kerja di Kantor Cabang (KC) Dringu PT Eco Syafa Harvest tetap berjalan kondusif di tengah dinamika internal yang sempat muncul beberapa waktu terakhir. Solidaritas dan kekompakan pegawai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas operasional perusahaan.
Meski sempat muncul berbagai isu yang berpotensi mengganggu suasana kerja, para pegawai memilih untuk tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing. Komunikasi yang baik antar pegawai serta arahan dari pimpinan cabang turut membantu meredam situasi agar tetap terkendali. Reza, salah satu staf kantor cabang mengungkapkan bahwa seluruh pegawai berkomitmen menjaga profesionalisme dalam bekerja.
“Kami memilih untuk tidak terpancing oleh berbagai isu yang berkembang. Fokus utama kami adalah memastikan operasional tetap berjalan normal dan menjaga kekompakan tim. Prinsip kami sederhana, bekerja sesuai SOP dan menjaga nama baik perusahaan,” ujarnya, Sabtu (14/3).

Sikap tersebut mencerminkan kedewasaan serta kesadaran kolektif para pegawai dalam menjaga suasana kerja yang sehat. Solidaritas tim pun menjadi pondasi penting agar aktivitas perusahaan tetap berjalan optimal.
Manajemen cabang juga mengambil pendekatan persuasif dengan membuka ruang dialog agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara profesional. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan musyawarah ini menjadi bagian dari budaya kerja yang dijunjung di lingkungan perusahaan.
Dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan juga menghadapi dinamika yang berkaitan dengan salah satu mantan pegawai berinisial AF. Berdasarkan keterangan manajemen, yang bersangkutan sebelumnya telah melalui proses evaluasi kinerja selama beberapa bulan terakhir.
Evaluasi tersebut menunjukkan bahwa terdapat sejumlah aspek pekerjaan yang dinilai belum memenuhi target dan tanggung jawab jabatan. Kondisi tersebut kemudian berujung pada penyesuaian posisi jabatan yang bersangkutan.
Namun, keputusan tersebut tidak sepenuhnya dapat diterima oleh yang bersangkutan dan sempat memunculkan berbagai dinamika di lingkungan kerja. Perusahaan menyebut terdapat dugaan tindakan yang memicu kesalahpahaman antar pegawai hingga menimbulkan situasi kurang kondusif di salah satu cabang.
Saat ini, persoalan tersebut tengah ditangani oleh tim legal internal perusahaan. Pihak manajemen menyatakan masih membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan, meskipun hingga undangan pertemuan kedua, yang bersangkutan belum menghadiri undangan klarifikasi yang diberikan.
Direktur Utama PT Eco Syafa Harvest, Sa’diah, menegaskan bahwa perusahaan tetap mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan terhadap permasalahan ini.
“Sejujurnya kami masih berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik melalui komunikasi yang terbuka. Namun pada saat yang sama, perusahaan juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik serta memberikan rasa aman bagi seluruh pegawai agar dapat bekerja dengan tenang,” katanya Jumat (13/3).
Ia menambahkan, langkah-langkah yang diambil perusahaan bertujuan menjaga lingkungan kerja tetap kondusif sehingga seluruh pegawai dapat fokus menjalankan tugasnya.
Peristiwa ini justru menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dalam sebuah organisasi.
“Bagi para pegawai di KC Dringu, kekuatan tim tidak hanya tercermin dari pencapaian target kerja, tetapi juga dari kemampuan menjaga persatuan dan profesionalisme di tengah berbagai tantangan,” tegas Sa’diah.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, KC Dringu PT Eco Syafa Harvest optimistis dapat terus menjalankan aktivitas perusahaan secara produktif dan harmonis ke depan.
“Kami percaya bahwa dengan kebersamaan, komunikasi yang baik, dan komitmen seluruh pegawai, perusahaan akan terus berjalan dengan produktif serta menciptakan suasana kerja yang harmonis,” pungkasnya. JI3

