Penjualan Tiket Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka

Surabaya, JatimInsight.Id – Pemkot Surabaya menghadirkan terobosan baru dalam penyelenggaraan Mangrove Eco Run 3.0 dengan membuka kategori Mangrove Trail Run 5K, sebagai trail run pertama di kawasan mangrove Kota Surabaya. Bertepatan dengan peringatan HUT ke-3 Kebun Raya Mangrove (KRM), ajang ini tidak hanya menawarkan pengalaman berlari yang berbeda, tetapi juga menggabungkan olahraga, konservasi lingkungan, riset, hingga penguatan ekonomi lokal.

Peluncuran Mangrove Eco Run 3.0 sekaligus Trial Activation digelar di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, Minggu (28/6), dengan melibatkan komunitas pelari dari Surabaya, Sidoarjo, hingga Gresik. Uji coba lintasan tersebut menjadi bagian dari evaluasi akhir untuk memastikan kesiapan rute, aspek keselamatan, serta kenyamanan peserta sebelum pelaksanaan utama. Setelah memasuki tahap uji coba lintasan, Pemkot Surabaya kini resmi membuka pendaftaran Mangrove Eco Run 3.0 melalui bit.ly/mangroveecorun3.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Surabaya Syamsul Hariadi mengatakan, seluruh persiapan difokuskan pada aspek keselamatan peserta. Jalur semi trail yang melintasi pematang tambak telah melalui proses asesmen dan uji kelayakan, termasuk pemadatan struktur tanah serta penempatan marshal dan tim medis di titik-titik yang dinilai memiliki tingkat risiko lebih tinggi.

“Keamanan peserta adalah prioritas utama kami. Uji coba lintasan ini juga menjadi simulasi awal untuk memetakan berbagai evaluasi teknis sebelum pelaksanaan pada 26 Juli nanti,” ujar Syamsul.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji mengatakan, penyelenggaraan tahun ketiga membawa perubahan paling signifikan sejak pertama kali digelar. Jika sebelumnya sebagian rute masih berada di luar kawasan mangrove, kini seluruh lintasan dipusatkan di dalam Kebun Raya Mangrove.

Di sisi teknis, Race Director Motion Dignity, Erditya, menjelaskan lintasan trail dibangun dengan tetap mempertahankan karakter alami kawasan mangrove. Sejumlah jalur baru telah dibuka, jembatan bambu diperkuat atau diganti dengan konstruksi yang lebih aman, sementara jalur sempit diperlebar dan diratakan agar nyaman dilalui pelari.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *