Surabaya, JatimInsight.Id – Pemerintah pusat berencana membangun Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Timur sebagai upaya mitigasi bencana pesisir.
Kepastian tersebut disampaikan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa Didit Herdiawan Ashaf, usai bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (24/4).
Menurut Didit, pembangunan tanggul laut ini bertujuan mengurangi risiko bencana di wilayah pesisir. Sekaligus memberikan rasa aman bagi nelayan dan masyarakat yang tinggal di kawasan Pantura. “Program ini untuk mengurangi risiko bencana di pesisir dan memberikan perlindungan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini proyek GSW masih dalam tahap penelitian dan asesmen. Secara konsep, tanggul laut akan dibangun di tengah laut dengan jarak sekitar 4 hingga 6 kilometer dari garis pantai. “Saat ini sedang dilaksanakan penelitian dan asesmen. Seperti apa nanti dibangunnya, itu di tengah laut sekitar 4-6 kilometer dari bibir pantai,” tegasnya. Rencananya, pembangunan GSW di Jawa Timur akan mencakup tiga wilayah utama, yakni Kabupaten Lamongan, Tuban, dan Gresik.
Didit menambahkan, proyek ini akan dijalankan secara terintegrasi antara program dan pembangunan infrastruktur. Tahapan pelaksanaan akan dimulai setelah seluruh kajian rampung. “Ada dua program di dalamnya, yaitu groundbreaking program dan groundbreaking infrastruktur dikerjakan secara bersamaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Timur Muhammad Isa Anshori mengatakan, proyek GSW merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan dampak abrasi dan banjir rob. Seperti yang telah terjadi di sejumlah wilayah pesisir di Indonesia. “Di luar Jawa Timur seperti di Semarang, kawasan pesisirnya sering mengalami banjir. Itu menjadi salah satu acuan prioritas,” jelasnya.
Terkait spesifikasi teknis, Isa menyebut detail panjang tanggul masih dalam tahap finalisasi. Hal ini karena desain konstruksi akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. “Ada beberapa konsep, termasuk kedalaman konstruksi dinding tanggul yang bisa mencapai 8-15 meter,” ujarnya.(rda)

