Minati Bahasa Inggris, RICH Pakal Diserbu 600 Anak

Surabaya, JatimInsight.Id – Rumah Inggris Ceria dan Hebat (RICH) Pakal diresmikan Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, di Kecamatan Pakal, Sabtu (18/7). Program tersebut mulai digagas sejak kick off pada April 2026 dan dilanjutkan dengan trial class selama satu bulan pada Mei di empat kelurahan. Setiap kelurahan membuka kuota 150 peserta sehingga total sekitar 600 anak mengikuti kelas perdana.

Bunda PAUD Kecamatan Pakal Aprilia Ayu Nilawati menjelaskan bahwa RICH bukan sekadar nama program. Kata rich yang berarti “kaya” menjadi doa agar anak-anak di Kecamatan Pakal tumbuh kaya ilmu, pengalaman, dan prestasi. “Antusiasmenya di luar perkiraan. Saat uji coba, pendaftarnya membludak sehingga kami harus membatasi peserta karena masih dalam tahap evaluasi. Insya Allah mulai Agustus nanti kelas reguler akan berjalan,” ujar Ayu sapaan akrabnya.

Ia mengatakan, salah satu alasan menghadirkan RICH adalah karena belum semua sekolah dasar menyelenggarakan pembelajaran bahasa Inggris, sementara mata pelajaran tersebut direncanakan menjadi mata pelajaran wajib mulai 2027. Di sisi lain, biaya kursus yang relatif tinggi juga menjadi kendala bagi sebagian keluarga.

Karena itu, Kecamatan Pakal menggandeng Unesa agar mahasiswa Sastra Inggris dapat menjadi tenaga pengajar melalui program magang. Menurutnya, jumlah mahasiswa yang terlibat bahkan akan bertambah hingga dua kali lipat dibandingkan saat uji coba.

Peresmian RICH berlangsung semarak. Acara dibuka dengan penampilan operet oleh anak-anak inklusi, dilanjutkan drama berbahasa Inggris yang dimainkan bersama mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan peserta kelas RICH. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran bahasa Inggris dapat dikemas secara menyenangkan sekaligus membangun keberanian anak untuk tampil di depan umum.

Bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriyani mengapresiasi inisiatif Kecamatan Pakal yang menghadirkan kelas bahasa Inggris gratis bagi anak-anak. Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan akan kemampuan bahasa Inggris semakin besar sebagai bekal menghadapi persaingan global.

“Program ini luar biasa. Saat masih tahap uji coba saja sudah ada sekitar 600 anak yang berminat mengikuti pembelajaran bahasa Inggris. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal masa depan anak-anak,” kata Bunda Rini.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *