Surabaya, JatimInsight.Id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur (Jatim) menggandeng RS Mitra Keluarga Kenjeran, Surabaya. Kerja sama ini untuk meningkatkan layanan medis dan penanganan cedera atlet secara lebih optimal.
Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dilakukan oleh Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil bersama Direktur RS Mitra Keluarga Kenjeran Monita Fenny Sudarsono di Surabaya, Kamis (16/4).
Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil menjelaskan bahwa kolaborasi ini mencakup berbagai layanan kesehatan penting bagi atlet. Di antaranya adalah layanan rawat inap, rawat jalan, serta medical check-up yang terintegrasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Tak hanya itu, dukungan juga diberikan dalam bentuk penyediaan tim medis profesional, ambulan, hingga obat-obatan dasar selama penyelenggaraan event olahraga di bawah naungan KONI Jatim. “Kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memastikan atlet Jatim mendapatkan perlindungan kesehatan secara maksimal. Kami ingin atlet bisa fokus berprestasi tanpa khawatir terhadap risiko cedera,” ujar Nabil.
RS Mitra Keluarga Kenjeran dipilih sebagai mitra utama bukan tanpa alasan. Rumah sakit ini memiliki fasilitas unggulan berupa Orthopedic Center yang fokus pada penanganan cedera sendi dan tulang—dua jenis cedera yang paling sering dialami atlet.
“Terima kasih kepada RS Mitra Keluarga Kenjeran yang telah mendukung pembinaan prestasi atlet-atlet Jatim. Prestasi kita adalah prestasi Jawa Timur, dan prestasi Jawa Timur juga merupakan prestasi Indonesia,” kata Nabil.
Sementara itu, Direktur RS Mitra Keluarga Kenjeran Monita Fenny Sudarsono, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan KONI Jatim. Menurutnya, pihak rumah sakit siap memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung pengembangan olahraga di Jawa Timur melalui layanan kesehatan terbaik.
“Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan prestasi atlet Jatim. Kami akan memaksimalkan fasilitas yang ada, termasuk Orthopedic Center, untuk mendukung penanganan cedera atlet secara profesional,” jelas Monita.
Ia juga menegaskan bahwa fasilitas tersebut akan didukung oleh tim dokter yang berpengalaman di bidang ortopedi, (rda)

