Surabaya, JatimInsight.Id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh. Kunjungan ini di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (18/5).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama strategis antara Jawa Timur dan Yaman. Khususnya di bidang pendidikan, perdagangan, dan budaya. Khofifah menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Yaman telah terjalin sejak ratusan tahun lalu, terutama melalui peran para ulama.
Menurutnya, lebih dari 700 tahun silam, banyak ulama asal Yaman telah datang ke Indonesia dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan keagamaan. Hal ini menjadi fondasi kuat bagi hubungan kedua wilayah hingga saat ini.
“Untuk hubungan pendidikan antara Indonesia dan Jawa Timur terutama, minat belajar ke Yaman cukup tinggi. Oleh karena itu, selain memperkuat hubungan pendidikan secara resiprokal, kami juga mendorong mahasiswa Yaman untuk belajar di Indonesia, khususnya di Jawa Timur,” ujar Khofifah.
Ia menambahkan, banyak mahasiswa asal Jawa Timur yang menempuh pendidikan di Yaman karena perspektif keberagamaan yang moderat. Pengalaman tersebut dinilai penting dalam membangun pemahaman keagamaan yang inklusif.
Sementara itu, Duta Besar Yaman Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Saya berterima kasih banyak kepada Ibu Gubernur Khofifah atas sambutannya dalam kunjungan kami di pagi hari yang mulia ini di Provinsi Jawa Timur,” ujarnya melalui penerjemah.
Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut juga difokuskan untuk membahas peluang kerja sama antara Jawa Timur dengan sejumlah provinsi di Yaman. “Kunjungan ini membahas hubungan antara Jawa Timur dengan beberapa provinsi di Yaman,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hubungan antara Indonesia dan Yaman memiliki kedekatan historis yang kuat. Bahkan lebih dari sekadar hubungan diplomatik formal. “Yaman dengan Indonesia bukan hanya hubungan biasa. Indonesia ini seperti saudara kandung dengan negeri Yaman, khususnya antara Hadramaut dengan Jawa Timur,” pungkasnya.(rda)

