Gubernur Khofifah Ajak Warga Jatim di Sultra Perkuat Jejaring Ekonomi Antardaerah

Surabaya, JatimInsight.Id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong warga Jatim yang tinggal di Sulawesi Tenggara untuk terus memperkuat jaringan usaha lintas wilayah. Ajakan itu disampaikan dalam Forum Silaturahim Masyarakat Sultra Asal Jatim yang digelar di Kendari.

Khofifah mengatakan warga Jatim di perantauan memiliki peran penting sebagai penghubung yang mempertemukan dua daerah, baik dalam aspek sosial maupun ekonomi.

“Panjenengan semua adalah kekuatan yang menjembatani Jawa Timur dan Sulawesi Tenggara. Kohesifitas sosial, kepercayaan, dan komunikasi yang panjenengan bangun menjadi fondasi penting untuk memperluas jejaring ekonomi nasional,” ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (19/11).

Menurut Khofifah, kontribusi masyarakat Jatim di Sultra tercermin tidak hanya pada kegiatan ekonomi, tetapi juga melalui peran mereka dalam membangun hubungan antarpelaku usaha serta memperkuat komunikasi antar-komunitas. Kondisi itu dinilai memperkokoh sinergi ekonomi dan sosial kedua wilayah.

Ia menyebutkan bahwa nilai perdagangan Jatim–Sultra pada 2023 mencapai Rp 3,14 triliun, dengan surplus Rp 752 miliar untuk Jawa Timur. Arus barang yang diperdagangkan meliputi makanan olahan, produk industri kreatif, serta komoditas strategis seperti CPO, beras, dan hasil perikanan.

“Kuatnya hubungan perdagangan ini tentu tidak lepas dari peran masyarakat Jatim yang menjadi jembatan bagi para pelaku usaha di dua daerah,” katanya.

Dalam forum tersebut, Khofifah juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menyoroti peran Koperasi Merah Putih, yang menjadi wadah pemberdayaan UMKM warga Jatim di Sultra, terutama dalam membantu memperluas akses distribusi dan pasar.

“Forum seperti ini tidak sekadar seremoni. Kita ingin menguatkan usaha panjenengan dengan menyambungkan kebutuhan Sultra dengan potensi yang dimiliki Jawa Timur, dan begitu pula sebaliknya,” ujarnya.

Khofifah kemudian mengaitkan kontribusi masyarakat perantau dengan visi besar Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara, yang menghubungkan kawasan barat, tengah, dan timur Indonesia.

“Dengan jejaring yang terus menguat, Jawa Timur semakin siap menjalankan peran sebagai Gerbang Baru Nusantara. Dari Sulawesi Tenggara, panjenengan semua ikut memperkuat konektivitas ekonomi nasional,” katanya. JI5

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *