Gubernur Ajak Kordinasi Lintas Sektor Diperkuat Jaga Inflasi Jelang Libur Nataru

Surabaya, JatimInsight.Id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), guna menjaga stabilitas harga menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

“Kolaborasi ini sangat penting karena masing-masing tim memiliki peran berbeda namun saling melengkapi. TPID bertugas menjaga keterjangkauan harga,” ujar Khofifah, Kamis (27/11).

Ia menegaskan bahwa menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus stabilitas harga menjadi fokus pemerintah provinsi, terutama pada periode Nataru ketika permintaan masyarakat biasanya meningkat. Untuk itu, Pemprov Jatim terus melakukan monitoring harga di berbagai pasar tradisional dan memperluas penyelenggaraan pasar murah.

Sepanjang tahun 2025, Pemprov Jatim telah menggelar 160 Pasar Murah, 47 Gerakan Pangan Murah (GPM), serta delapan Gerakan Menanam sebagai langkah menjaga ketersediaan pangan dan daya beli masyarakat. Upaya pengendalian inflasi juga diperkuat melalui Kerja Sama Intra Provinsi (KIP) serta misi dagang antarprovinsi.

Khofifah memaparkan bahwa inflasi Jawa Timur pada Oktober 2025 tercatat 2,69 persen (y-on-y) dan 0,30 persen (m-to-m), masih berada dalam sasaran nasional 2,5±1 persen. Komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi bulanan di antaranya emas perhiasan (0,23 persen), telur ayam (0,07 persen), dan cabai merah (0,04 persen).

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada daerah yang dinilai berhasil dalam pengendalian inflasi. Kota Surabaya mendapat penghargaan sebagai pelaksana operasi pasar dan GPM terbanyak, Kota Malang sebagai daerah dengan etalase pengendalian inflasi terbanyak, Kabupaten Ngawi dengan korporasi petani terbanyak, Kabupaten Madiun atas inovasi on-farm, serta Kabupaten Kediri sebagai inisiator kerja sama antar daerah terbanyak.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Ibrahim, menyatakan bahwa BI telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga tetap terjaga.

“Kami siap mendukung setiap program agar implementasinya efektif dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ibrahim. JI5

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *