Genjot Parkir Digital demi Peningkatan Layanan Publik

Surabaya, JatimInsight.Id – Pemkot Surabaya memperkuat kolaborasi dengan kepolisian untuk menjawab kebutuhan layanan publik. Salah satu fokus utamanya adalah percepatan implementasi parkir digital non-tunai demi menciptakan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi atas dukungan kepolisian yang konsisten mengawal berbagai program strategis di Kota Pahlawan.  “Saya berterima kasih karena kepolisian terus mendukung dan bersinergi dengan pemerintah kota untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Surabaya,” kata Eri, Rabu (15/4).

Menurutnya, salah satu program yang menjadi perhatian publik adalah penerapan parkir digital berbasis non-tunai. Kebijakan ini, kata dia, merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang menginginkan sistem parkir yang lebih transparan dan akuntabel.

Ke depan, Pemkot Surabaya memastikan akan terus mengakselerasi penerapan parkir digital dengan dukungan penuh dari kepolisian. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pembenahan layanan publik berbasis teknologi di perkotaan.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan menyatakan bahwa pihaknya siap memperkuat dukungan, terutama dalam hal percepatan respons pelayanan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, tuntutan masyarakat terhadap layanan keamanan dan ketertiban terus berkembang, termasuk dalam isu-isu seperti implementasi parkir non-tunai. “Karena itu, kepolisian berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan Pemkot Surabaya demi menciptakan situasi kota yang kondusif,” pungkasnya.

Sebagai informasi, hingga 10 April 2026, implementasi parkir digital di Surabaya telah melibatkan 616 petugas parkir yang tersebar di berbagai titik. Penerapan tersebut mencakup titik-titik utama seperti Balai Kota dan Taman Bungkul yang masing-masing didukung 10 petugas. Selain itu, Kawasan 1 melibatkan sekitar 114 petugas dan Kawasan 2 sebanyak 184 petugas.

Lebih lanjut, perluasan di ruas jalan juga menjadi fokus. Pada ruas jalan eksisting, terdapat sekitar 94 titik dengan dukungan petugas parkir yang tersebar di sejumlah koridor padat, di antaranya Jalan Kapasan, Krembangan, Kalimas Timur, Kembang Jepun, hingga kawasan Darmo dan Diponegoro.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *