Fasilitasi Pelaku Seni lewat Beauty of Balai Pemuda

Surabaya, JatimInsight.Id – Pemkot Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam memfasilitasi pelaku seni dan budaya di Kota Pahlawan. Salah satu wujud komitmen tersebut direalisasikan melalui kegiatan On The Spot (OTS) atau melukis bersama bertajuk Beauty of Balai Pemuda Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026.

Ketua Sanggar Merah Putih M. Anis menegaskan pentingnya mempertahankan Balai Pemuda sebagai pusat kesenian yang memiliki nilai historis sekaligus peran strategis dalam melahirkan seniman-seniman besar.

“Kami berharap pemkot tetap mempertahankan Balai Pemuda sebagai kuasa kesenian. Ini sudah berlangsung sejak 1972. Dari sinilah lahir misalnya Gombloh, Leo Kristi, Franky Sahilatua, seniman-seniman yang kondang-kondang dulu berasal dari Balai Pemuda,” ujar M Anis saat ditemui di sela kegiatan Beauty of Balai Pemuda Surabaya, Sabtu (18/4).

Anis menilai keberadaan Balai Pemuda tidak hanya penting sebagai ruang fisik, tetapi juga sebagai simbol keberlanjutan ekosistem seni di Surabaya. Karena itu, menurutnya, dukungan pemerintah sangat penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas kesenian. “Maka saya berharap Pemkot Surabaya mempertahankan Balai Pemuda ini sebagai kuasa kesenian. Itu sangat penting,” katanya.

Meski demikian, Anis mengakui sempat muncul kekhawatiran ketika ada isu penggusuran, yang menurutnya menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku seni. Karena itu, ia berharap ke depan dukungan pemkot semakin konsisten, terutama dalam bentuk perhatian terhadap keberlangsungan kesenian.

Sementara itu, pelaku seni tari Surabaya, Sri Mulyani, melihat transformasi kelembagaan Dewan Kesenian Surabaya (DKS) sebagai langkah positif untuk memperluas cakupan pengembangan budaya. Ia menilai konsep kebudayaan memiliki spektrum yang lebih luas dibandingkan kesenian semata.

Sri Mulyani yang telah berkecimpung di dunia tari sejak 1982, juga mengaku merasakan langsung dukungan Pemkot Surabaya dalam berbagai kegiatan seni. Di antaranya, mulai dari penyelenggaraan event hingga fasilitasi sarana pertunjukan. “Saya sangat bangga terhadap Pemkot Surabaya yang selama ini selalu memperhatikan pelaku budaya, saya mengalami sendiri ini,” ujarnya.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *