Eri Cahyadi Sidak Proyek Bozem Tanjungsari

Surabaya, JatimInsight.Id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan banjir dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di proyek pembangunan bozem Jalan Tanjungsari, Senin (11/5). Eri menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk mempercepat pekerjaan demi membebaskan wilayah tersebut dari genangan air sebelum musim hujan tiba.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan bahwa pembangunan bozem dilakukan untuk penyelesaian banjir tahunan di wilayah Simorejo Sari 1A dan 1B. Ia menjelaskan, elevasi pemukiman warga di kawasan tersebut lebih rendah dibandingkan Jalan Tanjungsari, sehingga air kerap tertahan.

“Kampung Simorejo Sari 1A dan 1B ini posisinya lebih rendah. Saya minta aliran dari jembatan Kali Kerambangan dibagi dua. Sebagian dialirkan ke arah bozem, kemudian dibuang ke Diversi Gunungsari,” ujarnya.

Untuk mempercepat aliran air, Wali Kota Eri meminta adanya perubahan spesifikasi teknis pada saluran penampungan (storage). Ukuran saluran yang semula direncanakan kecil, diminta ditingkatkan menjadi 4 x 3 meter. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan tampungan air sementara sebelum dialirkan ke sungai primer (jalur utama sistem irigasi).

Selain melakukan pembangunan bozem di kawasan Tanjungsari, Pemkot Surabaya juga tengah berkoordinasi untuk menggunakan lahan di sisi jalan tol arah ke Perak sebagai penampungan air sementara sebelum dialirkan melalui crossing, melintasi rel kereta api dan terhubung ke Bozem Dupak.

Pada tinjauannya kali ini, wali kota juga memberikan evaluasi keras terkait manajemen proyek di lapangan. Ia menyoroti metode pelaksanaan yang dianggap kurang efisien dan berdampak pada kenyamanan warga, seperti debu dan kerusakan jalan.

Dalam arahannya, Eri meminta DSDABM dan kontraktor menggunakan pendekatan teknologi berbasis digital, seperti aplikasi MS Project, untuk menentukan kebutuhan tenaga kerja dan alat berat secara akurat. Proyek bozem dengan kapasitas sekitar 20.000 meter kubik ini diperkirakan rampung dalam 2-3 bulan ke depan. Eri menegaskan bahwa hasil dari proyek ini harus sudah terasa pada akhir tahun atau saat musim hujan tiba.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *