Dengan Simulasi Harta Karun, MPLS Dibikin Seru dan Menyenangkan

Surabaya, JatimInsight.Id – Suasana ramah, ceria, dan jauh dari kesan menegangkan mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 19 Surabaya, Senin (13/7). SMPN 19 menjadi salah satu percontohan penerapan MPLS Ramah Anak yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Kepala Sekolah SMPN 19 Surabaya Sri Widowati mengungkapkan bahwa MPLS tahun ini benar-benar dirancang untuk membuat siswa baru merasa senang dan nyaman. Berbagai kegiatan edukatif telah disiapkan, mulai dari senam ceria hingga materi yang merangsang siswa berpikir kritis dan kreatif.

“Kegiatan kita banyak macamnya. Intinya kita menghadirkan materi ‘Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’. Anak-anak diajarin mandiri, tanggung jawab, keimanan, hingga cinta tanah air yang disesuaikan dengan profil lulusan,” kata Sri Widowati.

Ia memastikan bahwa seluruh tanggung jawab jalannya acara tetap berada di tangan para guru. Ada hal menarik lainnya dalam pelaksanaan MPLS di SMPN 19 Surabaya, yaitu keterlibatan aktif orang tua sejak sebelum hari pertama sekolah.

Tak hanya SMPN19, MPLS ramah anak juga diterapkan di jenjang sekolah dasar, salah satunya di SDN Klampis Ngasem I Surabaya. Mengingat para siswa baru berada dalam fase transisi dari Taman Kanak-Kanak (TK) ke Sekolah Dasar (SD), pihak sekolah memberikan kegiatan agar anak-anak tidak merasa takut atau kaget.

Kepala Sekolah SDN Klampis Ngasem I Slamet Pujiono menjelaskan bahwa pihaknya fokus memberikan rasa aman dan nyaman, baik dari segi fisik maupun psikis bagi para siswa. Mereka memastikan lingkungan sekolah bebas dari tindakan perundungan.

Untuk mengenalkan fasilitas sekolah kepada 112 siswa baru, SDN Klampis Ngasem I mengemasnya lewat permainan kreatif. Alih-alih hanya diajak berkeliling secara formal, para siswa dibagi ke dalam empat kelompok besar untuk melakukan simulasi Tur Berburu Harta Karun. “Kami buatkan rute yang berbeda-beda, tapi intinya sama, yaitu mencari harta karun. Tujuannya agar mereka senang dan mengenal sarana sekolah tanpa terasa melelahkan,” paparnya.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *