Best CMO Award 2026: Aldiansyah Idham Diapresiasi atas Strategi Komersial PGN

JATIMINSIGHT.ID – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperkuat posisi sebagai pionir integrasi gas bumi nasional melalui strategi komersial berbasis solusi energi adaptif. Langkah ini membuahkan apresiasi tinggi setelah Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, dianugerahi penghargaan Best Chief Marketing Officer (CMO) 2026 kategori Oil and Gas dari Warta Ekonomi.​

​Penghargaan tersebut diraih atas keberhasilan PGN merancang strategi pasar yang efisien dan relevan dengan karakteristik daerah. Tidak hanya mengandalkan jaringan pipa utama sepanjang lebih dari 33.000 km, PGN makin gencar mendorong layanan beyond pipeline melalui Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG).​

Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, menjelaskan bahwa fokus perusahaan tidak sekadar menaikkan volume penjualan, melainkan membangun kebutuhan energi yang berkelanjutan.​“Setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan energi yang berbeda, sehingga pendekatan komersial harus semakin adaptif,” ujar Aldiansyah.

​Melalui metode beyond pipeline, pengisian pasar baru dapat berjalan lebih cepat tanpa bergantung sepenuhnya pada jaringan pipa transmisi utama. Salah satu contoh suksesnya adalah skema CNG Clustering di Sleman, Yogyakarta, yang siap melayani 4.500 pelanggan rumah tangga serta sektor UMKM dan komersial local.​Efisiensi Energi hingga 40% dan Diversifikasi Pasokan Masa Depan​Langkah perluasan layanan ke 78 kabupaten/kota ini berdampak langsung pada penghematan pengeluaran energi konsumen.

Sektor bisnis dan usaha kecil yang memanfaatkan CNG maupun jaringan pipa PGN mencatat efisiensi biaya energi hingga 30–40% per bulan, sembari menikmati sumber daya yang lebih bersih bagi lingkungan.​Untuk mengimbangi lonjakan demand, PGN secara konsisten memperkuat pasokan energi nasional melalui:​Integrasi Wilayah Kerja (WK) Tungkal di Sumatera ke jaringan infrastruktur eksisting.​Pengembangan Coalbed Methane (CBM) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, dengan proyeksi penyaluran bertahap dari 1 MMSCFD hingga 25 MMSCFD.​

Penjajakan Energi Hijau berbasis biomethane dari limbah kelapa sawit serta Synthetic Natural Gas (SNG).​Strategi terintegrasi dari hulu hingga hilir ini memastikan setiap jangkauan pasar baru didukung oleh keandalan pasokan yang kokoh dan berkelanjutan.​ (GNY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *