BLK Surabaya Kembali Gelar PBK Gelombang 4

Surabaya, JatimInsight. Id – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya, kembali menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) gelombang 4 2026.  Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk mengurangi pengangguran serta meningkatkan daya saing tenaga kerja di Jawa Timur.

Kepala UPT BLK Surabaya Isman Widodo menyampaikan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2026, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jatim tercatat sebesar 3,55 persen. Meskipun mengalami penurunan yang positif, tetap harus bergerak inklusif dan produktif.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana menyerap angkatan kerja baru dan menekan pengangguran. Karena menurut BPS, sebagian pengangguran lulusan tingkat menengah hingga Perguruan tinggi yang belum tersambung secara optimal keterampilannya dengan kebutuhan industri,” kata Isman, usai membuka pelatihan tersebut di UPT BLK Surabaya, Senin (13/7).

Oleh karena itu, lanjut Isman, program pemerintah melalui pelatihan vokasi ini diarahkan secara agresif sebagai strategi utama menekan angka pengangguran melalui pendekatan link and match, keterkaitan dan kesesuaian antara kompetensi lulusan pelatihan dengan apa yang benar-benar dicari oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi Yudo Sembodo Hastoro menambahkan, tujuan pelatihan yakni menyiapkan tenaga kerja yang tidak hanya siap masuk ke sektor formal, tapi juga mampu membuka usaha sendiri,” terang dia.

Pelatihan PBK Gelombang 4 ini diikuti 144 peserta yang terbagi dalam 9 paket kejuruan. Untuk kejuruannya, yakni plate welder SMAW 3G-UP/PF, pembuatan program HMI berbasis PLC, operator forklift, operator kontrol kelistrikan dan pneumatik berbasis PLC, teknisi AC residential, penggambaran model 3D dengan CAD, pembuatan sampel garmen, social media officer, dan teknisi akuntansi junior.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *