JATIMINSIGHT.ID – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kuliah umum bertema Internal Control Over Financial Reporting (Pengendalian Internal atas Laporan Keuangan) yang diikuti mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Airlangga (UNAIR).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor TPS Surabaya pada Senin (8/6) itu menghadirkan Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko TPS, Sapto Wasono Soebagio, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Sapto menjelaskan pentingnya sistem pengendalian internal dalam memastikan keandalan dan akurasi laporan keuangan perusahaan.
Menurutnya, internal control merupakan salah satu elemen penting dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
“Pemahaman yang kuat terkait internal control over financial reporting sangat penting bagi calon akuntan. Pengendalian internal yang efektif tidak hanya membantu mencegah kesalahan dan kecurangan, tetapi juga memastikan bahwa laporan keuangan dapat dipercaya sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujar Sapto.
Dalam sesi kuliah umum tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memahami secara langsung penerapan konsep akuntansi dan sistem pengendalian internal di lingkungan industri. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan praktis mengenai tantangan yang dihadapi perusahaan dalam menjaga efektivitas sistem pengendalian keuangan.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi pengendalian internal, mitigasi risiko, hingga strategi perusahaan dalam menjaga integritas laporan keuangan di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi generasi muda yang kelak akan terjun ke dunia kerja profesional.
“Kami meyakini bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing. Melalui kegiatan ini, TPS ingin memberikan kontribusi nyata dengan berbagi pengalaman dan praktik terbaik kepada mahasiswa,” kata Erika.
Ia menambahkan, TPS akan terus menghadirkan berbagai program edukatif dan kolaboratif sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan sekaligus memperkuat sinergi antara sektor industri dan perguruan tinggi.
Melalui kuliah umum ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai pentingnya pengendalian internal dalam pelaporan keuangan, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai penerapannya di dunia usaha. Bekal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan profesi akuntansi dan keuangan di masa depan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi TPS dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui transfer pengetahuan, pengalaman industri, dan praktik bisnis terbaik kepada generasi muda. (VYO)

