Harga Mulai Rp 5 M, Klaster Organica Royal Residence Terjual 60 Persen dan Serahterima Unit Desember 2025

Surabaya, JatimInsight.Id  – PT Bhakti Tamara, pengembang hunian premium Royal Residence Surabaya, tetap optimis ditengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil. Bahkan Royal Residence menargetkan serah terima unit tahap pertama di cluster premium Organica akan terealisasi pada Desember 2025. Saat ini sudah terjual 60 persen tahap pertama atau Peanut A.

Lodewyk Wattimena, Direktur Utama Royal Residence, mengatakan bahwa meski pasar properti kelas atas mengalami perlambatan, permintaan terhadap hunian premium sebenarnya masih ada. Hanya saja, banyak calon pembeli masih bersikap hati-hati menanti kepastian arah kebijakan pemerintah dan pemulihan ekonomi nasional.

Ia berharap berbagai stimulus ekonomi dari pemerintah, termasuk penempatan dana Rp 200 triliun di lima bank BUMN, bisa segera menggerakkan roda ekonomi. Dengan begitu, pelaku usaha maupun konsumen bisa mulai lebih percaya diri dalam mengambil keputusan investasi, termasuk untuk properti.

“Sebenarnya pasarnya masih ada, tapi banyak yang menunggu. Mereka ingin melihat dulu efek dari kebijakan ekonomi pemerintah,” ujar Lodewyk saat meninjau langsung progres pembangunan cluster Organica, Sabtu (20/9).

MEGAH: Gerbang Peanut A di klaster Organica, Royal Residence yang megah sudah selesai dibangun. Desember 2025, 60 persen rumah yang sudah terjual di klaster ini akan diserahterimakan. Foto DOK

Dikatakan, klaster Organica merupakan salah satu kawasan hunian paling premium di Royal Residence. Saat ini, pengembangan baru memasuki tahap pertama (Peanut A) dari total tiga tahap yang direncanakan. Dari 25 unit yang dipasarkan di tahap ini, sebanyak 60 persen sudah berhasil terjual.

Pembangunan terus dikebut. Rumah contoh sudah jadi, lingkungan mulai tertata, dan dua gerbang— gerbang utama dan dan gerbang khusus Peanut A—sudah selesai. Bahkan, tanaman hias sudah mulai tumbuh untuk memperkuat kesan eksklusif kawasan ini.

“Kami mengusung konsep berbeda untuk Organica. Jika biasanya hanya 40 persen dari luas kawasan digunakan untuk fasilitas umum, di Organica justru dibalik: 60 persen lahan dialokasikan untuk fasilitas umum, sisanya untuk rumah, menjadikannya lebih lega dan nyaman. Klaster ini sangat premium,” katanya.

Harga Mulai Rp 5 M, Dikembangkan di Lahan 6 Hektar

Dina, Marketing Manager Royal Residence, menjelaskan bahwa Cluster Organica dibangun di atas lahan seluas 6 hektar, dan akan mencakup 59 unit rumah yang terbagi dalam tiga tahap: Peanut A, B, dan C.

Untuk tahap pertama, tersedia dua tipe rumah yakni tipe Marella (9×20 m) luas bangunan 200 m2. Rumah dengan tiga kamar tidur ini dijual dengan harga Rp 5 miliar. Sedangkan  tipeyang lebih gede, Margaret (12×22 m) luas bangunan 300 m2 dengan 4 kamar tidur dipasarkan dengan harga Rp 8 miliar. 

“Unit Marella saat ini bisa ikut program PPN DTP, jadi cukup menarik bagi konsumen,” ujar Dina.

Selain di klaster Organica, Royal Residence juga memasarkan tipe rumah lainnya di klaster lain yang lebih terjangkau. Rumah-rumah ready stock tersedia dengan harga mulai Rp 1–1,5 miliar. Jumlahnya sekitar 10 unit dan semuanya bisa ikut program PPN-DTP.

“Sementara tipe Palazio yang eksklusif di boulevard ditawarkan terbatas hanya 10 unit dengan harga Rp 2–3 miliar,” ujarnya.

Dengan waktu empat bulan tersisa hingga akhir tahun, Royal Residence berkomitmen mengoptimalkan penjualan unit tersisa di Peanut A, sekaligus mempersiapkan serah terima sesuai jadwal pada Desember 2025.

“Kami tetap yakin dengan daya tarik Organica yang premium dan penataan kawasan yang sangat memperhatikan keindahan dan kenyamanan. Ini akan menjadi nilai tambah bagi konsumen,” pungkas Lodewyk. JI3

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *