Surabaya, JatimInsight.Id – PT PLN (Persero) berkomitmen terus mendukung program energi terbarukan. Yang terbaru, melalui Unit Induk Distribusi (IUD) Jawa Timur, PLN mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tujuh wilayah Kepulauan Madura.
General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir, mengatakan, dengan beroperasinya listrik di wilayah kepulauan ini turut meningkatkan Rasio Elektrifikasi (RE) dan Rasio Desa Berlistrik (RDB) di Jawa Timur.
“Ketuju PLTS tersebut tersebar di Pulau Bulumanuk, Pulau Talango Tengah, Pulau Kalosot, Pulau Saseel, Pulau Talango Air, Pulau Saredeng Besar di Desa Sepanjang, Pulau Karamian di Desa Karamian,” kata A Mustaqir, Senin (30/6).

Dijelaskan, masing-masing PLT memiliki kapasitas produksi yang berbeda. Misalnya, PLTS Off Grid Isolated di Pulau Bulumanuk memiliki kapasitas 50 kilowatt peak (kWp), PLTS Pulau Talango Tengah kapasitas 50 kWp, PLTS Pulau Kalosot kapasitas 25 kWp.
Sedangkan PLTS Pulau Saseel kapasitas 150 kWp, PLTS Pulau Talango Air memiliki kapasitas 50 kWp, PLTS Pulau Saredeng Besar kapasitas 25 kWp, dan PLTS Pulau Karamian kapasitas 175 kWp. Seluruh PLTS mampu memenuhi 1.373 pelanggan di wilayah tersebut.
“Beroperasinya PLTS ini akan mampu meningkatkan Rasio Elektrifikasi (RE) dan Rasio Desa Berlistrik (RDB) di Jatim. Saat ini rasio elektrifikasi di Jatim adalah 99,68 persen dan rasio elektrifikasi Kabupaten Sumenep menjadi 92,57 persen,” ujarnya.
Pengoperasian PLTS ini juga merupakan upaya PLN menambah capaian bauran energi terbarukan menuju Net Zero Emission (NZE) pada 2060 sekaligus langkah mengakselerasi elektrifikasi 100 persen di Jawa Timur melalui energi baru terbarukan (EBT).
Bahkan dia berharap program PLTS ini dapat meningkatkan produktivitas warga di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) dan mendorong pertumbuhan ekonomi disana.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf berharap beroperasinya PLTS akan mampu menambah produktivitas dan ekonomi masyarakat kepulauan.
“Kami berharap PLTS bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat,“ kata Anwar.

