647 Pendonor Darah Sukarela Se-Jatim Dapat Penghargaan

Surabaya, JatimInsight.Id – Sebanyak 647 pendonor darah sukarela di Jawa Timur menerima penghargaan atas konsistensi mereka mendonorkan darah hingga 75 kali. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (1/10).

Para pendonor tersebut berasal dari 37 Unit Donor Darah (UDD) PMI kabupaten-kota se-Jawa Timur. Kota Surabaya menjadi daerah dengan penerima penghargaan terbanyak, yakni 224 orang. Disusul Kabupaten Sidoarjo 50 orang, Kota Malang 34 orang, Kota Madiun 30 orang, Kabupaten Jember 28 orang, dan Kabupaten Tulungagung 26 orang.

Khofifah mengapresiasi konsistensi para pendonor darah sukarela yang secara rutin menyumbangkan darah tanpa mengetahui siapa yang nantinya akan menerima darah tersebut.

“Bapak, ibu semua yang saya hormati, kami menyampaikan terima kasih. Bahwa panjenengan memiliki konsistensi, secara istikamah melakukan donor darah secara sukarela, yang panjenengan tidak tahu siapa yang akan menerima darah yang panjenengan donorkan,” kata Khofifah.

Menurutnya, aksi donor darah sukarela merupakan bentuk nyata semangat persatuan dan kemanusiaan. Bahkan, Khofifah menyebut para pendonor darah sebagai gambaran nyata dari semangat Bhinneka Tunggal Ika karena darah yang disumbangkan diberikan tanpa membedakan latar belakang penerima.

Khofifah juga mendorong agar partisipasi masyarakat dari wilayah kabupaten dalam kegiatan donor darah dapat terus ditingkatkan. Ia meminta PMI membangun pendekatan yang lebih luas, mengingat wilayah perkotaan di Jawa Timur umumnya dikelilingi oleh kabupaten.

“Mohon nanti dipandu oleh Pak Imam Utomo bagaimana supaya area-area yang masuk wilayah kabupaten ini juga keikutsertaannya bisa ditingkatkan,” tuturnya.

Selain meningkatkan jumlah pendonor, Khofifah mengusulkan adanya sinergi antara Palang Merah Remaja (PMR) dan gerakan Pramuka. Menurutnya, kedua organisasi tersebut memiliki basis pembinaan yang luas di lingkungan sekolah dan dapat menjadi sarana strategis untuk menanamkan kepedulian sosial serta nilai kemanusiaan sejak dini.

Sementara itu, Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo menjelaskan, pemberian penghargaan bagi pendonor darah sukarela merupakan program rutin PMI yang dilaksanakan setiap peringatan HUT PMI.

Untuk kategori donor darah sebanyak 50 kali, sebanyak 1.988 orang dari 37 UDD PMI di Jawa Timur telah menerima piagam penghargaan. Piagam tersebut ditandatangani ketua PMI Jawa Timur dan diserahkan melalui bupati maupun wali kota masing-masing.

Sedangkan untuk kategori donor darah 75 kali, tahun ini terdapat 647 orang yang menerima penghargaan. Imam menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang secara teratur dan terus-menerus menyumbangkan darah dengan ketulusan untuk membantu sesama. “Pendonor darah sukarela ini adalah pahlawan kebutuhan darah di Surabaya khususnya,” ujar Imam.

Ia menyebut kebutuhan darah di Jawa Timur mencapai sekitar 908.889 kantong per tahun. Karena itu, keberadaan pendonor darah sukarela menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *