Surabaya, JatimInsight.Id – Kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat kembali ditunjukkan di Surabaya. 10Regentstraat bersama Happy Puppy Group dan Yayasan Suryani Setyadi menyalurkan 2.300 paket sembako kepada warga di Kecamatan Krembangan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kegiatan tersebut digelar di kawasan Resto 10Regentstraat, Jalan Kebon Rojo No. 10, Surabaya, Selasa (23/6).
Aksi sosial tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kekuatan penting dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Happy Puppy Group yang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Surabaya. Membangun kota ini tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian, tetapi membutuhkan semangat gotong royong dan saling berbagi,” kata Eri.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini memprioritaskan anggaran untuk layanan dasar seperti pendidikan gratis dan perbaikan rumah tidak layak huni, di tengah tekanan kenaikan harga pangan dan biaya pembangunan. Karena itu, partisipasi pelaku usaha dinilai mampu melengkapi upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Eri juga mengungkapkan bahwa kontribusi perusahaan tersebut terus meningkat. Jika pada tahun sebelumnya bantuan yang disalurkan sekitar 1.500 paket, kali ini jumlahnya bertambah menjadi sekitar 2.300 paket berisi kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban warga.
Sementara itu, Direktur Utama 10Regentstraat Steffiani Setyadji menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat sekitar.
“Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusinya kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan membantu meringankan kebutuhan pangan warga yang membutuhkan,” ujar Steffiani.(rda)

