KAI Daop 8 Prediksi Puncak Arus Balik Mudik Lebaran Capai 50 Ribu Penumpang

Surabaya, JatimInsight.Id – KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada Selasa (24/3), dengan jumlah penumpang diperkirakan mencapai 49.783 orang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa dari total tersebut, sebanyak 28.511 penumpang diprediksi merupakan kedatangan dan 21.272 penumpang keberangkatan.

Ia memastikan berbagai persiapan telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana hingga peningkatan layanan di stasiun.

“Kami berupaya memberikan pelayanan optimal agar seluruh pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Mahendro dalam keterangan resminya, Senin (23/3).

Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang, Mahendro menyebut ketersediaan tiket kereta api untuk sejumlah tanggal dan rute masih relatif aman dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Sementara itu, pada Senin (23/3) hingga pukul 10.00 WIB, jumlah pengguna kereta api tercatat mencapai 50.027 orang, dengan rincian 27.294 penumpang datang dan 22.733 penumpang berangkat.

Lonjakan tersebut menjadi indikasi awal meningkatnya pergerakan arus balik masyarakat setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.

Tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi pada hari tersebut yakni Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 14.934 penumpang, dengan 6.290 berangkat dan 8.644 datang.

Disusul Stasiun Surabaya Pasarturi dengan total 13.927 penumpang, terdiri dari 6.268 berangkat dan 7.659 datang, serta Stasiun Malang sebanyak 7.048 penumpang, dengan rincian 2.935 berangkat dan 4.113 datang.

Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran pada 11–23 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 576.373 penumpang, terdiri dari 314.302 penumpang berangkat dan 262.071 penumpang datang.

Untuk menjaga kelancaran perjalanan, pihak KAI mengimbau pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun dan tidak mepet dengan jadwal keberangkatan.

Pelanggan juga disarankan memanfaatkan alternatif jadwal perjalanan atau skema perjalanan lanjutan (connecting train) guna mendapatkan fleksibilitas waktu selama masa arus balik. JI5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *