Atasi Sampah Plastik, SIG Perluas Program Daur Ulang di Surabaya dan Malang

Surabaya, JatimInsight.Id – SIG memperluas program Recycle for Good – Prevent Marine Litter di Indonesia untuk memperkuat sistem pengumpulan dan daur ulang sampah kemasan sekaligus mencegah sampah plastik dan material lainnya mencemari lingkungan, sungai, hingga laut.

Program yang dijalankan bersama Plastic Bank, Wuppertal Institute for Climate, Environment and Energy, serta Decision Context tersebut kini mencakup Jakarta, Jawa Barat, Surabaya dan Malang di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, serta Bali.

Commercial Director Asia Pacific South, Japan and Korea SIG, Noer Wellington mengatakan penanganan sampah laut tidak cukup dilakukan melalui kegiatan pembersihan, tetapi membutuhkan penguatan sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Diperlukan pemilahan yang lebih baik, jaringan pengumpulan yang lebih kuat, infrastruktur daur ulang yang mumpuni, serta partisipasi berkelanjutan dari masyarakat dan para mitra,” ujar Noer Wellington.

Menurut dia, Recycle for Good diarahkan untuk membuat kegiatan daur ulang lebih mudah diakses masyarakat melalui pemilahan sampah dari sumber, penguatan jaringan pengumpulan, pembangunan infrastruktur daur ulang, serta kolaborasi dengan komunitas dan pelaku usaha.

Hingga saat ini, program tersebut telah dilaksanakan di 389 lokasi dengan melibatkan sekolah, komunitas, kafe, pelaku usaha, lembaga keagamaan, hingga pengumpul sampah.

SIG juga bekerja sama dengan Eco-Paper untuk meningkatkan peralatan pulping di fasilitas daur ulang. Penguatan fasilitas tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan karton minuman bekas sekaligus memperkuat jalur pemulihan kemasan agar kembali dimanfaatkan.

Program ini juga menempatkan pengumpul sampah dan jaringan pengumpulan lokal sebagai bagian penting dalam ekosistem daur ulang. Penguatan konektivitas antara pengumpulan di tingkat komunitas dan fasilitas daur ulang diharapkan meningkatkan jumlah material yang dapat dipulihkan sekaligus mendukung mata pencaharian masyarakat.

Secara regional, Recycle for Good – Prevent Marine Litter dilaksanakan di Indonesia, Thailand, dan Filipina hingga Desember 2028. Proyek tersebut menargetkan pencegahan sedikitnya 10.000 ton limbah kemasan agar tidak masuk ke laut serta melibatkan sedikitnya 100.000 rumah tangga di tiga negara.

“Melalui perluasan jaringan pengumpulan dan investasi infrastruktur daur ulang, SIG menargetkan semakin banyak kemasan bekas dapat dikumpulkan, diproses, dan kembali digunakan sehingga tidak berakhir sebagai sampah yang mencemari lingkungan,” tutup Noer. ji7/zul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *