Surabaya, JatimInsight.Id – Kontingen Jawa Timur siap bertarung dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Nasional 2026 di Semarang. Tak sekadar membidik prestasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh anggota kafilah menjadikan ajang tersebut sebagai momentum memperkuat karakter dan akhlak.
Pesan itu disampaikan Khofifah saat melepas keberangkatan Kafilah Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (11/9). Ia menegaskan, target merebut kembali gelar juara umum harus dibarengi dengan kemampuan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Jaga semua perform seperti yang tadi dibacakan ikrar untuk kafilah. Semua akan menjadi bagian penguat: juara umum tapi berkarakter, juara umum berakhlaqul karimah, serta juara umum yang bisa membumikan Alquran,” pesan Khofifah.
Menurutnya, kemampuan membaca, menghafal, memahami, dan mengkaji Alquran bukan hanya untuk meraih nilai terbaik dalam perlombaan. Lebih dari itu, kemampuan tersebut diharapkan membentuk pribadi yang memiliki akhlak mulia.
Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, pendamping, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen Jatim. Ia meminta seluruh peserta menjaga kekompakan, kesehatan, dan konsentrasi selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ Nasional di Semarang.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian LPTQ Jatim KH Abdul Hamid Abdullah menyebut, kontingen Jatim membawa kekuatan sebanyak 116 personel. Mereka terdiri dari 34 officer, 18 pembina, 56 peserta yang terdiri atas 28 putra dan 28 putri, serta delapan pendamping.
Seluruh cabang yang diperlombakan akan diikuti Kafilah Jatim. Di antaranya tilawah, qira’at Alquran, Musabaqah Hifzil Quran (MHQ), tafsir Alquran, dan Musabaqah Fahmil Quran. Selain kompetisi utama, kontingen Jatim juga akan mengikuti Pawai Takaruf dan pameran UMKM.
Dari sisi pengalaman, Jatim memiliki modal cukup kuat. Abdul Hamid menyebut sekitar 45 persen anggota kontingen atau sedikitnya 25 peserta memiliki pengalaman tampil pada ajang tingkat nasional.
Jatim juga memiliki catatan prestasi pada ajang sebelumnya. Kontingen Jawa Timur pernah meraih juara umum pada MTQ Nasional XXIX di Banjarmasin dan STQH 2023 di Jambi. Rekam jejak tersebut menjadi modal sekaligus motivasi untuk kembali membawa pulang gelar juara umum.
Persiapan kontingen tidak hanya dilakukan melalui latihan teknis. Pembinaan spiritual juga menjadi bagian dari persiapan. Sejumlah hafiz dan hafizah penerima insentif Pemprov Jatim secara khusus dilibatkan dalam kegiatan khatmil Quran selama 40 hari berturut-turut sebelum keberangkatan.(rda)

