Surabaya, JatimInsight.Id – Pemkot Surabaya menerapkan skema baru dalam penyaluran Beasiswa Pemuda Tangguh jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat pada tahun ajaran 2026-2027. Melalui mekanisme bantuan sosial (bansos), pemerintah memastikan bantuan pendidikan tidak hanya diterima oleh siswa yang benar-benar membutuhkan, tetapi juga digunakan sepenuhnya untuk menunjang biaya sekolah.
Program bantuan pendidikan Pemkot Surabaya kini memasuki tahapan daftar ulang bagi calon penerima. Proses tersebut difasilitasi oleh Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra). Dari 8.469 pendaftar, sebanyak 7.380 siswa dinyatakan lolos setelah melalui verifikasi dan validasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Bapemkesra Pemkot Surabaya Arief Boediarto menegaskan, seluruh penerima telah diseleksi melalui sistem sehingga bantuan hanya diberikan kepada kelompok masyarakat yang menjadi prioritas.
“Kami memastikan penerima bantuan merupakan warga yang benar-benar berhak, yaitu dari keluarga miskin, pramiskin, serta anak yatim dan piatu. Seluruh pendaftar sudah diverifikasi melalui sistem sehingga bantuan ini tepat sasaran,” kata Arief di Gelanggang Remaja, Rabu (8/7).
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bapemkesra Pemkot Surabaya Efi Zuliati mengatakan, perubahan terbesar tahun ini terletak pada mekanisme penyaluran bantuan. Jika sebelumnya dana ditransfer langsung ke rekening siswa, kini bantuan biaya pendidikan disalurkan melalui sekolah agar penggunaannya lebih terkontrol.
Selain perubahan mekanisme, besaran bantuan pendidikan juga meningkat menjadi Rp350 ribu per bulan dari sebelumnya Rp320 ribu. Dana tersebut diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) swasta untuk membiayai kebutuhan pendidikan, seperti SPP, Lembar Kerja Siswa (LKS), hingga biaya praktik.
“Proses daftar ulang penerima bantuan berlangsung pada 6–10 Juli 2026 dengan dua sesi pelayanan setiap hari. Dalam sehari, Bapemkesra melayani sekitar 1.300 hingga 1.400 peserta untuk memastikan seluruh proses administrasi berjalan lancar,” pungkasnya. (rds)

