Wajah Baru Lapangan Potro Agung, Kini Ada Pusat Kebugaran

Surabaya, JatimInsight.Id – Wajah Lapangan Potro Agung di Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, kini berubah menjadi lebih hijau. Lapangan yang dulunya terkenal gersang dan berpasir, kini telah bertransformasi menjadi pusat kebugaran modern atau sport center.

Peresmian fasilitas baru ini ditandai dengan laga mini soccer yang diikuti langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama para pemain Persebaya Legend pada Minggu (5/7).

Fasilitas olahraga terpadu yang dibangun di atas lahan seluas 4.700 meter persegi ini kini dilengkapi dengan berbagai sarana olahraga, mulai dari lapangan mini soccer, jogging track, lapangan basket, hingga lapangan voli.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa revitalisasi ini merupakan realisasi dari pengaduan dan usulan masyarakat melalui RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) pada musrenbang tahun 2024 lalu.

“Apapun akan terus kita perbaiki untuk Surabaya. Tapi memang anggarannya harus bergantian (skala prioritas). Nah, sekarang Lapangan Potro Agung yang legendaris ini sudah selesai dibangun dengan anggaran Rp2,4 miliar,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Ia menegaskan, fasilitas ini nantinya bisa disewakan secara komersial, di mana hasilnya harus dialokasikan untuk biaya pemeliharaan mandiri agar tidak membebani APBD Pemkot Surabaya di kemudian hari. “Saya nyuwun tolong (minta tolong), kalau sudah dikelola dan disewakan, pemasukannya dihitung dengan baik. Jangan sampai ada uang sewanya, tapi lapangannya rusak, lalu ajukan proposal lagi ke Pemkot. Manajemennya harus jalan untuk pemeliharaan,” tegasnya.

Selain untuk pemeliharaan, keberadaan lapangan ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pelibatan UMKM setempat saat ada kegiatan olahraga.

Pemkot Surabaya juga memastikan area ini akan diberi penerangan yang maksimal untuk mengantisipasi lokasi tersebut disalahgunakan untuk hal-hal negatif. “Jangan sampai kalau malam atau sudah sepi, malah dipakai buat yang negatif. Makanya nanti dipadangi (diterangi) yang terang biar tidak ada yang berani. Tempat ini harus jadi pusat kegiatan positif anak muda,” imbuhnya.(rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *