Surabaya, JatimInsight.Id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau program rumah tinggal layak huni (Rutilahu). Kali ini yang beruntung Wandori, penjaga sekolah SMAN 2 Surabaya yang rumahnya di Jalan Dinoyo Baru 47 Surabaya, Selasa (5/5). Dalam kegiatan tersebut, Khofifah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai serta Sekdaprov Jatim Adhy Karyono.
Khofifah menjelaskan, program bedah rumah ini merupakan bagian dari penyaluran zakat yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dari keluarga besar Dinas Pendidikan Jawa Timur. “Ini bagian dari proses penyaluran Baznas dari keluarga besar Dinas Pendidikan Jawa Timur, yang kemudian ditasarufkan untuk program rumah tinggal layak huni (Rutilahu),” ujarnya.
Ia menambahkan, tidak hanya Dinas Pendidikan, sejumlah perangkat daerah lain seperti Dinas Sosial juga menjalankan program serupa dalam menyalurkan zakat untuk membantu masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai mengungkapkan, penerima bantuan seperti Wandori dipilih berdasarkan hasil survei lapangan, mengingat yang bersangkutan telah mengabdi sebagai penjaga sekolah selama 19 tahun. “Ini bentuk kepedulian kepada insan pendidikan, tidak hanya guru, tetapi juga tenaga kependidikan seperti penjaga sekolah,” ujarnya.
Bagi Wandhori, bantuan ini menjadi berkah besar bagi keluarganya. Selama lebih dari satu dekade, ia bersama keluarganya harus bertahan di rumah dengan kondisi memprihatinkan: tembok rembes, tanpa plafon, hingga kebocoran di berbagai sudut.(rda)

