Surabaya, JatimInsight.Id – Peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4), menghadirkan kisah inspiratif dari jalanan Kota Pahlawan. Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus, menjadi potret nyata semangat emansipasi perempuan di sektor transportasi.
Di momen peringatan Hari Kartini, kisah Eka menjadi potret nyata bahwa emansipasi perempuan terus bergerak. Ia bukan hanya mengemudi bus, tetapi juga menembus batas profesi yang selama ini identik dengan laki-laki.
Perjalanan Eka menjadi pengemudi bus tidak instan. Ia mengawali karier sebagai sopir taksi sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan bergabung sebagai pengemudi bus, saat dibuka peluang bagi perempuan. Adaptasi menjadi tantangan awal yang harus dihadapi. “Setelah melalui serangkaian tes serta masa pendampingan, akhirnya saya dipercaya mengemudi secara mandiri,” terangnya.
Kini, hampir enam tahun sejak bergabung pada 2020, Eka justru menemukan kenyamanan dalam pekerjaannya. Lingkungan kerja yang suportif, rekan kerja yang solid, serta penumpang yang ramah membuatnya betah menjalani profesi tersebut. “Rasanya seperti jalan-jalan, tapi dibayar,” katanya.
Di balik kesibukannya, Eka tetap menjalankan peran sebagai ibu. Ia memiliki satu anak yang kerap ia antar di sela rutinitas pagi sebelum berangkat kerja. Baginya, membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan adalah bagian dari tanggung jawab yang dijalani dengan penuh kesadaran.
Keberadaan Eka di balik kemudi juga kerap menarik perhatian penumpang. Tak sedikit yang merasa kagum melihat perempuan mengemudikan bus. Dukungan pun datang dalam berbagai bentuk, mulai dari pujian hingga gestur sederhana seperti acungan jempol.
Di Surabaya, jumlah sopir bus perempuan masih sangat terbatas. Eka menjadi salah satu dari sedikit perempuan yang menekuni profesi tersebut. Kondisi ini tidak membuatnya gentar. “Semangat R.A. Kartini tidak hanya sebatas simbol, tetapi diwujudkan dalam keberanian mengambil peluang dan terus berkarya. Kartini itu berani dan menginspirasi, perempuan harus terus maju,” ujarnya.(rda)

