Daihatsu Optimistis Penjualan Naik Lewat Program DAIFIT 2026, Bidik Segmen MBG

Surabaya, JatimInsight.Id – Momentum menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 dimanfaatkan industri otomotif untuk mendorong penjualan kendaraan. Astra Daihatsu kembali menghadirkan program DAIFIT (Daihatsu Idul Fitri) yang berlangsung pada 1 Februari hingga 30 April 2026.

Kepala Wilayah Astra International Daihatsu Sales Operation Jatim-Bali Andrianto Saudin mengatakan program tersebut menjadi bentuk komitmen Daihatsu dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan.

“Tahun ini merupakan penyelenggaraan DAIFIT yang keempat. Program ini kami hadirkan sebagai momentum bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil baru, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Andrianto saat acara buka puasa bersama di Surabaya, Jumat (6/3).

Melalui program ini, Daihatsu menawarkan berbagai promo menarik bagi konsumen, termasuk kesempatan mendapatkan hadiah perjalanan umroh bagi sembilan pelanggan yang beruntung.

Menurut Andrianto, sejak pertama kali diluncurkan pada 2023 hingga 2025, program DAIFIT telah memberangkatkan sebanyak 27 pelanggan Daihatsu ke Tanah Suci.

“Tahun ini kami kembali memberikan kesempatan yang sama kepada pelanggan yang melakukan pembelian kendaraan selama periode program berlangsung,” ujarnya.

Selain hadiah umroh, program DAIFIT juga memberikan sejumlah kemudahan bagi konsumen, mulai dari proses kredit yang lebih mudah hingga kemudahan perawatan kendaraan melalui jaringan bengkel resmi Daihatsu yang tersebar di berbagai daerah.

Ia menambahkan ekosistem Astra turut mendukung program tersebut, di antaranya melalui layanan pembiayaan dari Astra Credit Companies (ACC) dan Daihatsu Financial Services (DFS), serta perlindungan asuransi kendaraan dari Asuransi Astra melalui Garda Oto.

Di sisi lain, Daihatsu juga melihat peluang dari program pemerintah Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang turut mendorong permintaan kendaraan niaga.

Menurut Andrianto, banyak pengelola dapur MBG yang mulai memanfaatkan mobil niaga boks Daihatsu untuk mendukung distribusi makanan.

“Secara nasional sudah sekitar 4.500 unit kendaraan yang digunakan untuk kebutuhan MBG dan jumlahnya terus bertambah,” katanya.

Ia menilai pasar kendaraan niaga untuk program tersebut masih berpotensi tumbuh, seiring dengan meningkatnya kebutuhan distribusi makanan bergizi di berbagai daerah.

Terkait rencana Agrinas yang akan mengimpor kendaraan pikap 4×4 sebanyak 105.000 unit untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih, Andrianto menilai langkah tersebut tidak akan mengganggu pasar Daihatsu.

Menurutnya, segmen yang digarap berbeda karena Daihatsu lebih fokus pada kendaraan niaga 4×2 yang digunakan untuk distribusi kebutuhan seperti program MBG.

“Segmennya berbeda sehingga tidak saling bersinggungan. Justru bisa saling melengkapi karena pengguna dan kebutuhannya juga berbeda,” ujarnya.

Ia menambahkan permintaan kendaraan untuk kebutuhan MBG saat ini telah meningkat sekitar 78 persen dan diperkirakan masih akan terus berkembang ke depan. JR5

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *