Gubernur Khofifah Bersama Anggota Pramuka Bersih-bersih dan Tanam Mangrove di Pantai Cengkrong

Trenggalek, JatimInsight.Id  – Gubernur Jawa Timur sekaligus Kamabida Gerakan Pramuka Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bersama kurang lebih 3.000 anggota Pramuka dan warga setempat melakukan aksi bersih pantai serta penanaman mangrove di Pantai Cengkrong, Watulimo, Trenggalek, Jatim.

Khofifah menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan perlu menjadi gerakan bersama yang terus berlangsung demi mendukung target nasional menuju net zero emission.

“Yang kita lakukan hari ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi membangun benteng ekologi untuk masa depan bangsa,” ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (5/12).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat yang digelar Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur pada 3–4 Desember 2025. Sekitar 3.000 peserta mengikuti berbagai agenda, seperti penguatan wawasan kebangsaan, bersih-bersih pantai, pasar murah, pembagian doorprize, hingga penyerahan kunci rumah tinggal layak huni.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah turut menyerahkan secara simbolis 10 unit rumah tinggal layak huni kepada warga Trenggalek. Penyerahan itu merupakan bagian dari hasil Perkemahan Wirakarya 2025 yang berhasil memugar 170 rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh Jawa Timur.

“Program ini memberi dampak nyata karena Pramuka hadir langsung membantu masyarakat,” kata Khofifah.

Ketua Kwarda Jatim, H.M. Arum Sabil, menambahkan bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keberagaman bangsa. Menurutnya, Pramuka memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan melalui pengamalan Tri Satya dan Dasa Darma.

“Kita harus terus menumbuhkan semangat kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh paham yang dapat menggerus nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.

Memasuki hari kedua, ribuan peserta kembali turun ke Pantai Cengkrong untuk melakukan aksi bersih pantai sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Peserta dibagi menjadi delapan kelompok untuk menyusuri garis pantai dan mengumpulkan sampah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *