Surabaya, JatimInsight.Id – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan pentingnya pemahaman terhadap peta ekonomi baik regional maupun global saat menjadi pembicara utama dalam forum Privilege Conversation Mid-Year Market Outlook 2025 yang diselenggarakan oleh UOB di Surabaya, Kamis.
Menurut Emil, forum ini memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk mengenali peluang, tantangan, serta risiko yang ada, sehingga mereka dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan terukur.
“Dengan wawasan yang mendalam, pengusaha akan semakin percaya diri berinvestasi di Jawa Timur, yang masih menyimpan potensi besar untuk menggerakkan ekonomi nasional,” ujar Emil.

Emil juga menjelaskan bahwa strategi pembangunan nasional hingga tahun 2030 di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan fokus pada penguatan investasi, ketahanan pangan, serta pengembangan ekonomi digital.
“Realisasi investasi serta peningkatan kualitas infrastruktur akan terus kami dorong guna menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Senior Ekonom INDEF Aviliani menilai bahwa stimulus fiskal, seperti pengurangan pajak dan peningkatan transfer dana ke daerah, menjadi langkah positif yang meningkatkan optimisme masyarakat.
“Ketersediaan dana sebesar Rp200 triliun di bank-bank pemerintah diyakini dapat menekan suku bunga dan mendorong pertumbuhan kredit, meski percepatan investasi BUMN perlu ditingkatkan agar dampaknya bisa lebih cepat dirasakan,” kata Aviliani.
Ekonom Asia UOB, Enrico Tanuwidjaja, menambahkan bahwa penguatan konsumsi, investasi, dan belanja pemerintah menjadi faktor kunci pertumbuhan ekonomi, terutama di tengah pelemahan ekspor akibat perang tarif.
“Stimulus biasanya baru menunjukkan efeknya setelah enam hingga sembilan bulan,” jelas Enrico.
Di tempat yang sama, Head of Wealth Advisory, Business Performance and Training UOB Indonesia, Emillya Soesanto, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan edukasi kepada nasabah agar mampu mengambil keputusan investasi yang tepat sesuai dengan kondisi pasar.
“Dengan melimpahnya informasi saat ini, acara seperti ini sangat penting untuk membantu para investor memahami peluang yang ada, baik untuk sisa tahun ini maupun menghadapi tahun 2026,” tuturnya. JI5

