Situbondo, JatimInsight.Id — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) bakal menggelontorkan dana sebesar Rp1,5 triliun untuk menyerap gula pasir milik petani yang hingga kini masih menumpuk di gudang Pabrik Gula (PG) Assembagoes, Situbondo, Jawa Timur.
Langkah ini diambil menyusul koordinasi antara Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Nantinya, pembelian gula petani akan dilakukan melalui PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).
“Pekan lalu, pengurus APTRI pusat berkoordinasi dengan kementerian terkait. Dari hasil pertemuan itu disampaikan bahwa Danantara akan menyalurkan dana untuk membeli sementara gula petani melalui SGN,” ujar Herman Fauzi, Sekretaris APTRI Cabang Kecamatan Assembagoes, dilansir Antara, Sabtu (10/8).

Fauzi mengungkapkan, sudah satu bulan terakhir sekitar 5.000 ton gula pasir hasil gilingan tebu petani belum terjual dan tersimpan di gudang PG Assembagoes. Ia menyebut harga jual yang ditawarkan pedagang masih di bawah harga acuan penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp14.500 per kilogram.
“Pedagang menawar di kisaran Rp14.200 hingga Rp14.350 per kilogram. Padahal, kami berharap harga minimal tetap sesuai HAP,” ungkapnya.
Ia menduga rendahnya harga gula petani saat ini dipicu oleh beredarnya gula rafinasi di pasaran. Padahal, menurut regulasi, gula rafinasi seharusnya hanya digunakan untuk kebutuhan industri makanan dan minuman, bukan untuk konsumsi rumah tangga.
“Gula rafinasi memiliki warna yang sangat putih dan tidak semanis gula konsumsi biasa. Harganya pun lebih murah, sehingga berdampak pada harga gula petani,” kata Fauzi.
Sementara itu, General Manager PG Assembagoes, Mulyono, membenarkan bahwa gula petani belum laku terjual selama empat periode atau sekitar satu bulan. Akibatnya, pihak pabrik belum dapat melakukan pembayaran kepada petani tebu.
“Karena gula belum terjual, pembayaran kepada petani yang tebunya digiling di PG Assembagoes masih tertunda,” ujarnya. JI5
