Deni Wicaksono Kembali Pimpin PA GMNI Jatim, Perkuat Peran Alumni

JATIMINSIGHT.ID – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan penuh untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD PA GMNI) Jawa Timur. Dalam Konferensi Daerah (Konferda) V yang digelar di Surabaya, Minggu (1/11/2026), Deni terpilih secara aklamasi untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Keputusan tersebut diambil secara bulat setelah seluruh peserta Konferda menerima laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode sebelumnya. Peserta kemudian memberikan mandat kepada Deni Wicaksono sebagai Ketua dan Syaifuddin Zuhri sebagai Sekretaris untuk kembali menahkodai organisasi alumni mahasiswa nasionalis tersebut.

Konsolidasi Lintas Generasi dan Jaga Nilai Marhaenisme
Deni menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dan kepercayaan yang kembali diberikan oleh seluruh elemen alumni GMNI se-Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa mandat ini merupakan amanah besar untuk menjaga kebersamaan sekaligus memperkuat peran strategis organisasi di tengah dinamika masyarakat.

“Kepercayaan ini merupakan amanah dari seluruh peserta Konferda yang harus kami jalankan bersama. Kami berterima kasih atas penerimaan laporan pertanggungjawaban dan dukungan yang diberikan. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat PA GMNI Jatim,” ujar sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Timur tersebut.

Menurut Deni, fokus utama kepengurusan periode ini adalah memperkuat konsolidasi internal serta menjembatani sinergi lintas generasi—mulai dari tokoh senior, alumni, hingga kader muda GMNI.

“Konferda ini menjadi ruang untuk menyatukan kembali kekuatan organisasi dan mempertemukan berbagai pemikiran. Kami ingin senior, alumni, dan kader muda tetap terhubung serta bersama-sama memberikan kontribusi bagi masyarakat,” tegas Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Adaptif Terhadap Digitalisasi Tanpa Mengabaikan Perjuangan Kerakyatan
Menyesuaikan dengan tema Konferda V mengenai penguatan konsolidasi dan arah perjuangan organisasi, Deni menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, khususnya era digitalisasi dan kemajuan teknologi.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa modernisasi organisasi harus tetap mengakar pada prinsip dasar perjuangan kaum marhaen.

“Perubahan zaman menghadirkan tantangan yang semakin kompleks, termasuk perkembangan teknologi dan digitalisasi. Karena itu, organisasi harus adaptif, tetapi tetap berpijak pada nilai perjuangan kerakyatan dan cita-cita Marhaenisme,” tutur Deni.

Terpilihnya kembali pasangan Deni Wicaksono dan Syaifuddin Zuhri menjadi pijakan awal bagi DPD PA GMNI Jawa Timur untuk melanjutkan berbagai program kerja strategis, memperkuat kapasitas kader, serta memperbesar kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah di Jawa Timur. (VUL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *