Pasar Komersial Membaik, Pakuwon Group Luncurkan Beverly Terrace, Harga Mulai Rp4,9 Miliar

Surabaya, JatimInsight.Id – Pakuwon Group kembali memperluas pilihan properti komersial di kawasan Pakuwon City, Surabaya Timur, melalui peluncuran Beverly Terrace. Proyek shophouse tahap ketiga ini menawarkan 20 unit dengan harga mulai Rp4,9 miliar, menyusul penjualan habis dua proyek komersial sebelumnya.

General Manager Marketing Pakuwon Group Liliani Harsono mengatakan, peluncuran Beverly Terrace merupakan respons terhadap tingginya permintaan ruang usaha di kawasan tersebut.

Sebelumnya, Beverly Shopping Arcade yang terdiri atas 51 unit telah terjual habis pada 2024, disusul Beverly Square sebanyak 41 unit yang mencapai status sold out pada awal 2026.

“Karena itu kami hadirkan tahap ketiga, Beverly Terrace karena demand kawasan komersial masih tinggi. Dan kali ini terbatas hanya 20 unit saja,” kata Liliani, Jumat (23/10).

Ia menjelaskan, Beverly Terrace dirancang sebagai shophouse dua lantai dengan akses terpisah untuk masing-masing lantai. Konsep tersebut memungkinkan pemilik mengoperasikan dua jenis usaha berbeda dalam satu bangunan. Selain itu, tersedia balkon terbuka di lantai dua yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas luar ruangan.

Menurut Liliani, fleksibilitas desain tersebut membuka peluang bagi beragam jenis usaha, mulai dari kuliner, layanan kesehatan, hingga bisnis kebugaran.

Potensi tersebut didukung perkembangan kawasan komersial Beverly yang telah diisi berbagai usaha, seperti kafe, restoran, praktik dokter gigi, klinik kecantikan, salon, studio balet, yoga, dan pilates.

Dari sisi pasar, Pakuwon City saat ini dihuni sekitar 8.000 keluarga, baik di rumah tapak maupun apartemen. Sejumlah apartemen yang telah terjual dan beroperasi di kawasan itu antara lain Amor, East Coast, Educity, dan Bella.

Selain populasi penghuni, terdapat lima institusi pendidikan di dalam kawasan yang dinilai dapat mendukung kebutuhan terhadap berbagai layanan komersial.

“Selain itu, terdapat lima institusi pendidikan di dalam kawasan yang berpotensi mendukung permintaan terhadap berbagai layanan, termasuk kuliner, kesehatan, pendidikan nonformal, dan kebugaran. Semua itu menjadi market yang potensial,” ujarnya.

Menyasar Pelaku Usaha dan Investor

Beverly Terrace tidak hanya ditujukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tempat untuk menjalankan bisnis, tetapi juga menyasar investor yang ingin memperoleh pendapatan dari penyewaan properti komersial.

Liliani menyebutkan, tarif sewa di kawasan komersial Beverly berkisar Rp130 juta hingga Rp250 juta per tahun. Kisaran tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi investor yang ingin memiliki aset produktif di kawasan dengan basis penghuni dan aktivitas ekonomi yang berkembang.

Pembeli pada proyek-proyek komersial Beverly sebelumnya berasal dari berbagai latar belakang. Sebagian membeli unit untuk investasi, sedangkan lainnya memanfaatkannya sebagai tempat usaha, termasuk untuk mendukung anggota keluarga yang ingin merintis bisnis setelah kembali dari luar negeri.

Pasar Beverly juga menjangkau pembeli dari luar Surabaya dan sekitarnya. Liliani menyebutkan, sejumlah pembeli berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, serta wilayah Indonesia Timur lainnya.

Saat ini, beberapa unit Beverly Terrace telah terjual. Pakuwon Group optimistis seluruh unit dapat terserap pasar seperti dua proyek pendahulunya. Serah terima unit kepada pembeli dijadwalkan pada Desember 2027.

Kawasan Komersial Jadi Penopang Kota Terpadu

Sementara itu, Direktur sekaligus Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk Minarto Basuki mengatakan, fasilitas komersial merupakan bagian penting dalam pengembangan kawasan terpadu karena menunjang aktivitas ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuni.

“Kawasan perumahan itu tidak hanya membutuhkan rumah, tetapi juga fasilitas komersial yang menopang aktivitas ekonomi dan kebutuhan penghuninya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, porsi kawasan komersial di Pakuwon City mencapai lebih dari 25 persen, termasuk Pakuwon City Mall dan berbagai area usaha di sepanjang koridor utama.

Ke depan, Pakuwon Group juga merencanakan pengembangan kawasan komersial di sepanjang boulevard yang terhubung dengan Jalan Kenjeran. Pengembangan tersebut diharapkan semakin memperkuat aktivitas bisnis dan melengkapi fasilitas di kawasan Pakuwon City.

Vice President of Consumer Loan BCA Surabaya Meliani Tjondro mengatakan, BCA mendukung proyek tersebut melalui fasilitas pembiayaan serta sedang mengupayakan skema suku bunga khusus bagi pembeli.

Ia menyebutkan, suku bunga 2,75 persen merupakan gambaran salah satu program yang tersedia saat ini. Adapun penawaran khusus untuk Beverly Terrace masih dalam proses pengajuan persetujuan internal, dengan harapan dapat berada di bawah 2 persen.

“Untuk Pakuwon Group kami selalu mendukung, termasuk proyek Beverly Terrace ini dengan program suku bunga khusus bagi pembeli. Untuk suku bunga final masih menunggu persetujuan internal,” kata Meliani. ji1/hen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *