Surabaya, JatimInsight.Id – Penggunaan transportasi umum di Surabaya menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang 2025, jumlah pengguna transportasi umum di Kota Pahlawan berada di kisaran tujuh juta pengguna. Pertumbuhan ini menjadi salah satu pertimbangan dalam mengevaluasi kapasitas armada dan menyiapkan pengembangan layanan ke depan.
“Kalau melihat grafik pengguna, kenaikannya cukup signifikan. Karena itu, kami terus mengevaluasi kapasitas kendaraan agar layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya. Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum (PTU) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Eni Sugiharti, Senin (26/10).
Ke depan, Dishub Surabaya merencanakan pengembangan jaringan transportasi umum melalui pembukaan 11 rute angkutan utama dan 30 rute feeder. Angkutan utama, yakni bus berfungsi melayani koridor perjalanan besar. Sedangkan feeder menghubungkan kawasan permukiman dengan jalur utama agar masyarakat semakin mudah menjangkau layanan transportasi umum.
Eni menjelaskan, pengembangan tersebut akan dilakukan dengan mengoptimalkan armada yang tersedia. Rute feeder dengan tingkat keterisian tinggi dapat ditingkatkan layanannya melalui skema Buy The Service (BTS). Sementara armada yang tersedia dari skema swakelola dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembukaan rute baru.
“Kami berharap bisa membuka rute-rute baru sesuai perencanaan. Armada yang ada akan kami optimalkan agar semakin banyak wilayah terjangkau dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” pungkasnya. (rda)

